Setelah Bercerai, Budak Perempuan Berumur 4 Tahun Ini Tinggal Bersama Ayahnya. Sehingga Satu hari, dia Sering Mengeluh Sakit Perut kepada Ibunya. Ingatkan Sakit Perut Biasa je, Namun Siapa Sangka Setelah dibawa Periksa di Hospital, Doktor Terus Melaporkan Ayahnya ke Polis!

Orang tua Suhan sudah bercerai lebih dari setahun yang lalu. Saat itu, Suhan bahkan belum genap berusia 3 tahun sehingga belum mengerti apa artinya perceraian.

Ketika proses perceraian berlangsung, ayah Suhan berjuang keras untuk mendapatkan hak asuh anak perempuan tunggalnya tersebut.

Dia adalah seorang lelaki yang lembut dan bijaksana, juga sangat memperhatikan Suhan. Sebelum bercerai pun, sang ayah memang sudah sering menjaga Suhan dan bahkan sebagian besar waktu Suhan dihabiskan bersama ayahnya.

Ayah Suhan bekerja di bidang literatur (kesusatraan). Sebagian besar pekerjaannya dilakukan di rumah, walaupun juga terkadang ia harus pergi ke pejabat.

Sedangkan ibu Suhan adalah seorang pekerja pejabat. Ayah dan ibu Suhan sudah cukup lama tidak saling bicara sebelum akhirnya memutuskan untuk bercerai.

Ayah Suhan bukanlah seorang lelaki yang gila bekerja. Saat ia merasa pekerjaannya menghadapi jalan buntu, ia akan mengajak Suhan bermain ke luar rumah untuk bermain dan bersenang-senang.

Setelah bercerai dengan ibu Suhan, ayahnya menikah lagi dengan salah satu teman kerjanya. Dari luar, wanita itu terlihat tenang dan cantik, namun tidak terlalu suka tertawa.

Sebelum menikah lagi, ayah Suhan sudah membicarakannya dahulu dengan Suhan dan Suhan sama sekali tidak keberatan dengan itu. Walaupun sudah menikah lagi, ia tetap menjadikan Suhan sebagai prioritasnya.

Beberapa waktu kemudian, ayah Suhan mendapatkan promosi jabatan sehingga waktunya bersama Suhan pun berkurang drastis. Di samping itu, tibalah juga waktunya bagi Suhan untuk masuk sekolah, sehingga ibu tiri Suhanlah yang akan mengantar dan menjemputnya ke TK.

Pada suatu hari, Suhan mengeluhkan sakit pada perutnya. Awalnya, ayah Suhan mengira bahwa anaknya itu hanya terlalu banyak makan dan membawanya ke klinik untuk mendapatkan obat. Karena pekerjaannya kini sangat sibuk, ia tidak terlalu memperhatikan Suhan.

Namun, sejak saat itu, setiap kali Suhan bertemu dengan ayahnya, ia selalu bilang sakit perut dan itu membuat ayahnya kemudian menjadi panik dan segera membawanya ke rumah sakit.

Ketika tiba di rumah sakit dan memeriksa Suhan, dokter langsung menyuruh ayahnya untuk keluar ruangan. Tak berapa lama, banyak polisi yang datang menghampiri ke situ.

Dokter segera menanyai Suhan dengan teliti dan memintanya menceritakan semua hal yang ia alami. Awalnya Suhan tidak mau mengatakan hal yang sebenarnya, namun setelah dibujuk akhirnya ia pun mulai bercerita.

Ternyata, Suhan selama ini sering dipukuli oleh ibu tirinya dan setiap kali setelah memukul Suhan ibu tirinya selalu meperingatkan agar dia tidak bercerita kepada ayahnya. Jika sampai Suhan berani bercerita, maka ibu tirinya itu mengancam akan membunuhnya.

Ayahnya langsung memeluk Suhan dan meminta maaf sambil berlinang air mata karena ia merasa bersalah selama beberapa waktu ini sudah terlalu sibuk dengan pekerjaannya.

Ia tahu bahwa anaknya selama ini adalah anak yang baik dan tidaklah pantas jika ia dipukul oleh siapapun itu. Kemudian, dokter pun menghubungi 110 dan ibu tiri Suhan langsung diamankan.

Begitulah ayah Suhan kemudian bercerai lagi. Mulai saat itu ia berjanji tidak akan menikah lagi ataupun mementingkan urusan pribadinya sebelum ia menikahkan Suhan dengan seorang lelaki yang baik.

Inilah Ciri-ciri Wanita yang Punya Nafsu yang Tinggi

Ciri ciri wanita yang punya nafsu tinggi dengan Berani berkata tidak. Seorang yang menyukai tak segan untuk berkata tidak pada pasangannya yang mengajak bercinta. Ketika mereka lebih ingin membaca buku, istirahat, atau tidur, daripada bercinta, mereka pun tak segan mengakuinya. Wanita yang tidak pernah berkata tidak untuk walau sedang tidak mood, justru tidak pernah juga berkata “ya” secara penuh. Artinya mereka tidak pernah ingin benar-benar bercinta.

Ciri ciri wanita yang punya nafsu tinggi dengan Egois dalam bercinta. Siapa saja yang menyukai tentu mengetahui dengan pasti apa yang diinginkannya, dan apa yang menyenangkannya. Ia juga cenderung mengendalikan permainan, dengan mengatakan kepada pasangan, hal-hal yang menggairahkannya. Dengan begitu, ia akan terlihat egois di tempat tidur.

Ciri ciri wanita yang punya nafsu  tinggi dengan Fleksibel. Maksudnya bukan tubuhnya yang fleksibel melakoni posisi bercinta yang jumlahnya seribu satu macam. Pikiran merekalah yang fleksibel. Mereka tidak pernah menentukan syarat-syarat sebelum bercinta, misalnya harus di kamar, dengan lampu remang, atau hanya bercinta dengan posisi misionaris, pria di atas wanita. Mereka cenderung menjauhi yang rutin.

Ciri ciri wanita yang punya nafsu tinggi dengan Lebih bergairah.

Ciri ciri wanita yang punya nafsu tinggi. Lagi-lagi tidak hanya bergairah dalam arti. Wanita-wanita penyuka akan dengan sendirinya terlihat bergairah dalam menjalani apapun. Mereka selalu mempunyai energi yang cukup untuk berpenampilan menarik atau memasak/mencari makanan kesukaan, cenderung rajin memanjakan lidah, dan lain-lain.

Ciri ciri wanita yang punya nafsu tinggi dengan Konsentrasi. Menikmati mutlak memerlukan sebuah kosentrasi pemikiran. Seperti layaknya “menyimpan” pikiran soal rumah tangga di rumah, ketika tengah bekerja di kantor. Seperti itu pula wanita penyuka mahir “membagi” pikirannya seperti itu. Ketika bercinta, mereka dapat dengan pandai menyimpan segala kekhawatiran yang sedang melandanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*